Friday, September 16, 2011

jawabannya entahlah

mata emang gak bisa bohong
ya!, berkali kali nyoba self portrait dengan berbagai pose
dan hasilnya tetep sama


an ugly duck!


emang ngerasa sih, beberapa hari ini kalo ngaca gue suka ngomong ke diri sendiri
'muka gue ada yang aneh, ada yang beda, apaan ya?'


ternyata mata, mata ini pancaran dari hati
mau gue ketawa kayak gimana juga tetep aja beda rasanya


mau sampe kapan kayak gini?

Thursday, September 15, 2011

Try to remember the kind of September
When life was slow and oh, so mellow.

Thursday, Sep 15

I don't know what to say
thank you!

Tuesday, September 13, 2011

untuk kamu, kamu, dan kamu

Efesus 1:16
Aku pun tidak berhenti mangucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku


Yohanes 15:9
Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.




Ayat ini saya persembahkan buat semua orang yang saya kasihi, khususnya mama.
Terima kasih <3

epic fail #3

Matius 6:14
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.




Saya maafkan semua kesalahanmu, kesalahan anda, kesalahan kalian, siapapun yang pernah menyakiti saya.
Demikian sebaliknya, maafkanlah semua kesalahan yang pernah saya lakukan.
Khususnya buat papa mama sharen dewa, keluarga besar, teman teman, orang terdekat.
Saya minta maaf, karena selama ini kata kata ini sulit keluar dari mulut saya.
Sekarang saatnya.

epic fail #2

Matius 5:37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.


Kegalauan dalam mengambil keputusan, ketidak jujuran, dan keinginan si hati kecil.
Terkadang kita sendiri belum paham dengan apa yang kita inginkan, atau mungkin kita tidak bisa menyatakan apa yang kita inginkan, sehingga ketika anda di tanyai akan timbul kegalauan dalam mengambil keputusan, dan berujung pada ketidak jujuran anda pada diri anda sendiri dan orang lain.
Agak mbulet, tapi ini yang selama ini saya lakukan.

epic fail

Matius 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu."


Apa yang saya dapat selama saya hidup ini gak selalu manis, indah, enak, nyaman, dan gak selamanya kita bisa diakui, banyak sekali penolakan-penolakan yang saya rasakan.
Lantas apakah saya harus membenci?
Saya selalu ingat kata-kata mama tentang bagaimana semestinya memperlakukan semua orang dengan kasih, dengan ketulusan, termasuk orang yang membenci kita, sesuai dengan apa yang tertulis dalam ayat diatas.
Tapi sepertinya hingga saat ini saya masih belum sukses menjalankannya.

Sunday, September 11, 2011

officially missin' you

All I hear is raindrops falling on the rooftop 
Oh baby, tell me why’d you have to go 
‘Cause this pain I feel it won’t go away 
And today I’m officially missin’ you 

I thought that from this heartache, I could escape 
But I’ve fronted long enough to know 
There ain’t no way 
And today I’m officially missing you 


Can’t nobody do it like you 
Said every little thing you do, hey, baby 
Said it stays on my mind 
And I-I’m officially... 

All I do is lay around, 2 years full of tears 
From looking at your face on the wall 
Just a week ago you were my baby 
Now I don’t even know you at all, I don’t know you at all 

Well, I wish that you would call me right now 
So that I could get through to you somehow 
But I guess it’s safe to say, baby, safe to say that I
I’m officially missin’ you 

Can’t nobody do it like you 
Said every little thing you do, hey, baby 
Said it stays on my mind 
And I-I’m officially 

Well, I thought I could just get over you, baby
But I see there’s something I just can’t do 
From the way you would hold me 
To the sweet things you told me 
I just can’t find a way to let go of you 

Can’t nobody do it like you 
Said every little thing you do, hey, baby 
Said it stays on my mind 
And I-I’m officially... 
It’s official 
You know that I’m missin’ you, yeah

Sunday, September 4, 2011

proklamasikan dirimu

Memerdekakan dan memproklamasikan diri sendiri di hadapan orang lain sangat penting
Dengan mengatakan
'Saya merdeka! Saya bebas hidup dengan pilihan saya! Anda senang silahkan berteman jika tidak silahhkan pergi'
anda sudah otomatis memproklamasikan kemerdekaan anda.


Ya, hidup ini kita sendiri yg menjalani
harus tough, harus fight!
jangan mau diberi label negatif
karena kita berharga, karena kita berbeda, karena kita unik
Gak semua orang memiliki pandangan yg sama tentang kita.




Tips buat cewek cewek yg diberi label negatif, dikasarin, dikatain, apapun yg menyangkut nama baik anda
Inget kata kata diatas, harus tough, harus fight!
Buktikan bahwa anda tidak demikian, jangan mau mengiyakan pernyataannya
Yg terpenting jangan ragu, jika anda merasa anda benar berjuanglah untuk itu, jangan setengah setengah, proklamasikan dirimu sebenarnya!
Karena kita berharga!

Thursday, August 18, 2011

lebih, lagi, mungkin, maaf, ulangi

lebih banyak lagi pensil yang tumpul
lebih banyak lagi yang harus diraut
lebih banyak lagi sampah pensil
lebih banyak lagi penghapus yang menyusut


mengapa tidak berganti ke pulpen yang jauh lebih praktis?
tidak, karena pulpen tak tau artinya perjuangan, rasa sakit saat diraut
pulpen pun tak punya sahabat yang selalu ada untuk menghapus air matanya


saat ini saya sedang diraut lagi, agar menjadi tajam
dan proses ini tidak kilat, tidak mudah, tidak enak
sakit, lagi
saya butuh sahabat saya si penghapus yg biasanya menghapus airmata ini
bukan menciptakannya
kemana penghapus yang lama?
mungkin dia lelah, mungkin dia marah, mungkin dia pergi gak kembali


maaf

Wednesday, August 17, 2011

Selamat Ulang Tahun Indonesiaku


3 tahun sudah saya terpilih menjadi pengibar bendera di sekolah saya.
Tahun ini menjadi tahun terakhir saya di SMA Santa Maria, sekaligus tahun terakhir saya menjabat menjadi anggota Paskibra.
Sedih? Tidak! Saya bangga, di tahun ini saya masih dipercaya memberikan yang terbaik bagi almamater saya dan bagi negara yang saya cintai.
Saya cuma berharap buat kedepannya, adik adik saya dapat memberikan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Mungkin usulan untuk tahun depan agar dibuat ekstrakurikuler Paskibra, atau mungkin diklatnya dibuat lebih keras dan tidak asal comot, jadi mungkin kedepannya perwakilan dari Sanmar bisa ada disana-di Istana Merdeka!



Paskibra kelas XII

Partner saya selama 3 tahun! Kevin Jo! Thanks to Cashin too!

Anak-anak SD dan semangat yang mereka miliki

Pak Parayanan yang sudah mengajarkan saya banyak hal


Mari kita turut memerdekakan bangsa ini dari keterpurukan! :)

Tuesday, August 16, 2011

worth a click

Use Somebody Cover by Raisa


Still In Love - Brian McKnight

Sunday, August 14, 2011

Terlalu

lembek
lemah
goyah
berfikir
takut
tega




menyakiti
melukai



menangisi
menyesali
merenungi
menyayangkan
mengingini

Cerita ini belum selesai

Belum, sampe akhirnya si antagonis yg sangat amat jahat ini merasakan apa yang sudah ia perbuat sebelumnya.
Mungkin setetes air mata tak kan membayar semua luka yg masih menganga.
Mungkin jatuh sekali juga tak kan menyembuhkan luka yg ada.
Mungkin hancur satu kali juga tak kan memperbaiki keadaan.

Si antagonis ini terlalu takut akan masa depannya, terlalu takut akan keadaan, sehingga ia terpaksa berbuat jahat.
Memang benar tak ada alasan yg tepat utk melakukan sebuah kejahatan, tapi ntah apa yg ada dipikirannya, dia nyaman dengan keadaan yg ia ciptakan saat itu.

Sekarang keadaan berbalik, si antagonis amat sangat menderita karena kejahatannya.
Terlalu banyak luka yg sudah ia torehkan kepada semua org baik disekelilingnya.
Sekarang ia terpuruk, menangis, terluka, dihujat.
Ia sadari ia layak mendapatkan itu semua, maka ia diam, dengan penuh keberanian ia menerima tanpa perlawanan, mendengar dan memahami, merasakan dan mengerti.

Antagonis pun berfikir bagaimana jika ia itu mereka?
Tersakiti dan akan menjadi kebal?

Cerita ini belum selesai
karena masih banyak luka dimana mana,
karena si antagonis tak mampu menutup luka itu,
karena si antagonis tak punya prinsip dan tujuan,
karena si antagonis menyecewakan banyak org,
karena si antagonis itu saya.

Tuesday, August 2, 2011

bekas itu

"Ibarat paku yang ditancepin di tembok, sekalipun di lepas apa bisa hilang bekasnya?"


Belajar dari kalimat di atas, merenungkan, merefleksikan.
Lagu Pribadi yang mengenal hatiku jadi pilihan yang pas.
Setidaknya cukup membuat saya tenang.

Sunday, July 31, 2011

Berkaca dari si itik buruk rupa

Berkaca pada diri sendiri merupakan suatu hal yg cukup sulit
kita hanya dapat melihat bayangan diri kita bukan wujud aslinya
kita hanya dapat melihat gambaran dari refleksi seseorang terhadap kita
kita tak sepenuhnya paham tentang diri kita sendiri


Kita selalu melihat orang lain, melihat label si A yg baik, si B yg jahat, si C yg sombong, si D hingga si Z dengan mudahnya
tapi diri kita sendiri?
Apakah kita benar paham terhadap sikap kita?
Tidak. Kita hanya memakai topeng yg berlabelkan 'Saya orang baik' atau 'Saya ramah kpd sesama'
Apa benar si Saya ini memang orang yg baik? Apa benar si Saya tidak sombong?
Orang lain lah yg membantu kita menelusuri sikap asli kita


Disinilah peran orang tua, peran Bapak Ibu Guru, peran sahabat, peran teman, bahkan peran org yg kita benci sekalipun digunakan
orang tua sebagai sosok yg berperan penting dalam masa pembentukan sikap seorang balita menjadi dasar untuk seseorang bersikap demikian, apa yg di terima adalah apa yg akan di terapkan nantinya.
selanjutnya peran guru di sekolah dan juga teman serta sahabat lah yg menjadi faktor lain untuk menentukan sikap seorang anak di masa sekolahnya.
faktor luar seperti lingkungan juga berpengaruh terhadap penentuan sikap seorang remaja.
Masa inilah yg menjadi masa yg penting dimana sesaat lagi si anak remaja tersebut akan menentukan masa depannya sendiri


Tapi cukup dewasakah si remaja ini untuk menentukan masa depannya?
bagaimana jika ia belum paham tentang dirinya sendiri?
bagaimana jika ia belum paham tentang label yg ia sandang?
bagaimana jika ia belum menemukan jati dirinya?
bagaimana jika ia ternyata belum cukup dewasa untuk memilih?


Saya ibarat tersadar setelah melalui perbincangan yg cukup panjang dan akhirnya berefleksi walaupun belum sepenuhnya paham.
Apa iya saya ini 'Orang yg baik'?
Apa iya saya ini 'cukup dewasa'?
Apa iya saya ini 'mandiri'?
Apa iya saya ini 'rajin'?
Saya sering meng-iya-kan pertanyaan diatas, karena saya malu mengakui kalo ternyata saya bukan.
Saya gak mau disebut Axel si Orang jahat, atau Axel si pemalas.
Saya selalu menepis pernyataan itu dari pikiran saya,
saya ternyata memang tidak cukup dewasa untuk menerima keadaan.


Saya sendiri bahkan belum paham tentang siapa saya sebenarnya,
bagaimana wujud Axel yg seharusnya saya bentuk,
apakah seperti ini Axel yg seharusnya, apakah cukup seperti ini saja?
17 tahun saya hidup di dunia, baru kali ini saya ngerasa kosong.
gak berisi apapun, bahkan mungkin kalo di ilustrasikan saya ini ibarat seonggok daging yg berjalan tanpa otak, tanpa hati, tanpa perasaan.
Saya merasa apa yg keluar dari mulut saya hanya sekedar sajak manis tentang bagaimana seseorang layaknya hidup, tapi apa saya sudah menjalankan apa yg saya katakan?
Saya rasa persentase jawaban 'ya, sudah' ini sangat amat minimalis


Jadi intinya 17 tahun ini sudah saya isi dengan bualan, lelucon, gurauan.
saya bahkan tak mampu menertawakan hidup saya sekarang.
Saya menyuruh si A untuk bersikap baik kepada sesama, tapi saya sendiri belum.
Saya menyuruh si B untuk rajin belajar, padahal saya sendiri malas.
Saya malu!
Saya merasa saya ini seperti burung yg hanya berkicau mengikuti jaman.
Sekarang jamannya siswa siswi kelas 12 sibuk belajar untuk mengejar cita-cita maka saya pun melancarkan aksi burung berkicau tadi tanpa melihat kedalam diri saya terlebih dahulu.


Apa yg harus saya lakukan?
Saya teringat pada kata-kata Pak Wiwid
pertama, 'akui kalau kamu memang salah', dan memang butuh cukup keberanian untuk mengacungkan jari dan mengakui, tapi orang hebat adalah orang yg mampu mengakui kesalahannya bukan?
kedua, 'no hurt feeling', dan jika ada diantara kalian yg merasa terluka atas perlakuan saya, saya minta maaf, marilah kita berdamai, berdamai dengan diri sendiri dan dengan sesama
ketiga, 'shut up and move on!' dan saya tidak akan lagi berkicau untuk hal bodoh semacam tadi, cukup malunya sampe disini, saatnya bangkit dari kemerosotan moral


Semua ini saya landaskan pada kecintaan pada diri sendiri-bukan bentuk narsisme tapi lebih kepada penghargaan terhadap diri sendiri
'karena saya cinta diri saya sendiri, saya mau diri saya berharga di mata orang maka saya harus menjadi pribadi yg layak untuk dihargai'.

Tuesday, July 26, 2011

galau maksimal

I've been posted some 'galau' songs and it's just because of my stupidity.
Hahaha, ini nih kalo galau udah maksimal parahnya.
Cuma pengen sharing lagu lagu galau aja sih, gak ada niatan apa apa.
Semoga ada manfaatnya, semoga...
Bye then, salam galau!

I miss you

Hello there the angel from my nightmare
The shadow in backround of the morgue
The unsespecting victim of darkness in the valley
We can live like Jack and Sally if we want
Where you can always find me
And we'll have Halloween on Christmas
And in the night we'll wish this never ends 
We'll wish this never end

Where are you and I'm so sorry
I cannot sleep I cannot dream tonight
I need somebody and always
This sick strange darkness comes creeping on so haunting everytime
And as I stared I counted the webs from all the spiders
catching things and eating their insides
Like indecision to call you
And hear your voice of treason
Will you come home and stop this pain tonight
stop this pain tonight
Don't waste your time on me your already the voice inside my head
I miss you miss you

Like we used to

I can feel her breath as she's sleeping next to me
Sharing pillows and cold feet
She can feel my heart, fell asleep to its beat
Under blankets and warm sheets

If only I could be in that bed again
If only it were me instead of him

Does he watch your favorite movies?
Does he hold you when you cry?
Does he let you tell him all your favorite parts?
When you've seen it a million times

Does he sing to all your music
While you dance to "Purple Rain"?
Does he do all these things
Like I used to?

14 months and 7 days ago
Oh, I know you know how we felt about that night
Just your skin against the window
But we took it slow and we both know

It shoulda been me inside that car
It should have been me instead of him in the dark

Does he watch your favorite movies?
Does he hold you when you cry?
Does he let you tell him all your favorite parts
When you've seen it a million times?

Does he sing to all your music
While you dance to 'Purple Rain'?
Does he do all these things
Like I used to?

I know, love
(Well, I'm a sucker for that feeling)
Happens all the time, love
(I always end up feeling cheated)
You're on my mind, love
(Oh sorta let her when I need it)
That happens all the time, love, yeah

Will he love you like I loved you?
Will he tell you everyday?
Will he make you feel like you're invincible
With every word he'll say?

Can you promise me if this was right?
Don't throw it all away

Can you do all these things?
Will you do all these things
Like we used to?
Oh,
like we used to

It wasn't that easy

Come up to meet you, tell you I'm sorry
You don't know how lovely you are

I had to find you
Tell you I need you
Tell you I've set you apart

Tell me your secrets
And ask me your questions
Oh, let's go back to the start

Running in circles
Coming up tails
Heads on the science apart

Nobody said it was easy
It's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be this hard

Oh take me back to the start

I was just guessing
At numbers and figures
Pulling the puzzles apart

Questions of science
Science and progress
Do not speak as loud as my heart

Oh tell me you love me
Come back and haunt me
Oh and I rush to the start

Running in circles
Chasing our tails
Coming back as we are

Nobody said it was easy
Oh, it's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be so hard

I’m going back to the start